“Merawat toleransi tidak bisa hanya dilakukan FKUB. Semua elemen, mulai pemerintah, majelis agama, hingga paguyuban seni budaya, harus terlibat. Hanya dengan cara itu toleransi bisa hidup dan diwariskan,” kata salah satu peserta dari Kalsel.(Anang Fadhilah)
Belajar Toleransi ala Kota Singkawang: Rahasia Kerukunan yang Bikin Dunia Kagum!
