Perhatian terhadap edukasi tersebut juga terlihat dari agenda CMSE 2026 yang dikemas dalam berbagai seminar dan kegiatan interaktif.
Pada hari pertama, pengunjung mendapatkan materi melalui seminar utama bertajuk “Indonesia’s Economic & Investment Outlook”. Selain itu, digelar pula seremoni pembukaan dan pemberian Galeri Investasi BEI Award 2026.
Memasuki Jumat (6/11/2026), agenda berlanjut dengan pembahasan perencanaan keuangan, pengenalan instrumen investasi, dan pasar modal syariah. Pada hari yang sama, PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) dijadwalkan meluncurkan Indonesia ESG Bond Index.
Sementara pada Sabtu (7/11/2026), peserta akan mendapatkan informasi mengenai Exchange-Traded Fund (ETF) Emas, pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam industri keuangan, serta sesi inspiratif bersama figur publik dan atlet.
Untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat mengenal lebih dekat industri keuangan, penyelenggara juga menghadirkan 88 booth dengan lebih dari 100 tenant.
Pesertanya berasal dari berbagai lembaga dan pelaku industri, mulai dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BEI, KPEI, KSEI beserta anak usahanya, anggota bursa, manajer investasi, agen penjual efek reksa dana, perusahaan tercatat, hingga perusahaan binaan IDX Incubator.
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, sejumlah asosiasi pasar modal, serta mitra industri lainnya turut meramaikan kegiatan tersebut.





