KITAINDONESIASATU.COM – Akibat hujan berkepanjangan membuat Sungai Bengawan Solo meluap hingga menyebabkan tujuh Desa di Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur terendam, Kamis (27/2/2025).
Ketujuh desa yang digenangi air Bengawan Solo antara lain Desa Kanorejo, Ngadirejo, Karangtinoto, Tambakrejo, Bulurejo, Rengel dan Sawahan.
Banjir terjadi akibat intensitas hujan tinggi hingga menyebabkan tujuh desa berada di Kecamatan Rangel terdampak Bengawan Solo yang meluap.
Dari 7 desa yang terdampak banjir luapan Bengawan Solo 4 desa di antaranya terdampak hingga kawasan pemukiman penduduk.
Tabrakan Adu Banteng Warga Klaten Jadi Korban di Jalan Raya Solo-Tawangmangu
Ke empat desa itu antaralan Desa Ngadirejo, Kanorejo, Karangtinoto dan Tambakrejo, keempat di desa ini banyak pemukiman warga yang digenangi air banjir.
Sementara tiga desa lainya hanya terdampak air menggenangi area persawahan saja hingga meluap di jalan-jalan desa.
Menurut Camat Rengel, Eko Wardoyo banjir tahun 2025 ini terbilang masih dalam kategori sedang, belum masuk dalam kondisi kritis, apalagi air mulai berangsur turun.
Dengan adanya kondisi air yang terus mengalami surut pihaknya belum ada wacana untuk membuat posko atau dapur darurat.
Lihat Kondisi Mobil Mewah Wabub Sidoarjo Terlibat Kecelakaan di Jalan Tol Satelit-Waru
Meski demikian pemerintah tetap akan bersiapa dan menghimbau kepada warga agar tetap siaga, meskipun hingga saat ini belum ada yang minta dievakuasi.
Dengan adanya peristiwa ini Eko menghimbau warga agar senantiasa mengantisipasi munculnya penyakit, dan mengamankan dokumen dan memadamkan listrik jika air terus meningkat.
Menurut pemantauan di lapangan luapan Bengawan Solo merendam Desa Ngadirejo sudah mencapai ketinggian sekitar 70-80 cm atau sepaha orang dewasa.
Banjir yang terjadi juga menyebabkan jalan menuju Desa Kanorejo dan Tambakrejo, Rangel tak bisa diakses, namun sejauh ini debit air sudah menunjukkan tanda-tanda penurunan. **




