KITAINDONESIASATU.COM – Banjir kembali mengepung permukiman warga Jakarta. BPBD DKI Jakarta melaporkan sebanyak 17 rukun tetangga (RT) di Jakarta Timur dan Jakarta Barat masih terendam banjir, dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga tembus 1,5 meter.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengimbau warga agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi genangan yang masih bisa meluas.
“Kami meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir,” ujarnya, Kamis (29/1).
Menurut Yohan, banjir dipicu hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu (28/1). Curah hujan tinggi tersebut menyebabkan kenaikan debit air di Bendung Katulampa hingga status Waspada atau Siaga 3.
Tak hanya itu, sejumlah pos pantau menunjukkan peningkatan debit air yang berujung pada meluapnya Sungai Ciliwung dan Kali Pesanggrahan, sehingga air masuk ke permukiman warga dan merendam belasan RT.
“Untuk wilayah Jakarta Timur, ketinggian banjir mencapai 1,3 hingga 1,5 meter, sementara di Jakarta Barat rata-rata sekitar 30 sentimeter,” jelas Yohan.
Berdasarkan data BPBD DKI hingga pukul 07.00 WIB, banjir masih merendam 14 RT di Jakarta Timur, yang tersebar di:
- Kelurahan Bidara Cina (4 RT)
- Kelurahan Kampung Melayu (4 RT)
- Kelurahan Cawang (5 RT)
- Kelurahan Cililitan (1 RT)
dengan ketinggian air berkisar 110 hingga 150 sentimeter.
Sementara di Jakarta Barat, banjir merendam 3 RT di Kelurahan Kedoya Selatan, dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter.
Selain permukiman, sejumlah ruas jalan juga ikut tergenang, di antaranya:
- Jalan Raden Inten II, Duren Sawit, Jakarta Timur, dengan genangan setinggi 25 cm
- Jalan Ciledug Raya, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dengan ketinggian air sekitar 10 cm. (*)


