News

Babak Baru Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza dengan Korban Tewas Mencapai 40.000

×

Babak Baru Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza dengan Korban Tewas Mencapai 40.000

Sebarkan artikel ini
FotoJet 21
Dok. Para pelayat Palestina membawa jenazah korban perang di Gaza, (Foto: Abdel Kareem Hana/AP)

KITAINDONESIASATU.COM – Negosiasi baru untuk menengahi gencatan senjata di Gaza dan mencegah konflik yang lebih luas telah dimulai.

Otoritas setempat menyebut jumlah korban tewas di wilayah Palestina mencapai 40.000.

Para mediator dari AS, Qatar, dan Mesir bertemu dengan delegasi Israel di Doha pada Kamis sore, 15 Agustus 2025.

Pembicaraan yang diharapkan akan berlanjut hingga hari berikutnya. Namun, Hamas, kelompok militan Palestina, tidak terlibat langsung dalam pembicaraan tersebut, sehingga peluang terobosan dianggap rendah.

Sementara Hamas dan Israel setuju pada prinsipnya bulan lalu untuk melaksanakan rencana tiga fase yang diusulkan oleh Joe Biden pada Mei. Kedua belah pihak telah meminta amandemen dan klarifikasi, yang menyebabkan kebuntuan.

Baca Juga  Iran Nyatakan Siap Perang Jangka Panjang!

Masalah yang belum terselesaikan termasuk keberadaan pasukan Israel di perbatasan Gaza-Mesir, urutan pembebasan sandera, dan pemulangan warga sipil dari Gaza selatan ke utara.

Kebutuhan mendesak untuk perundingan semakin kuat setelah pembunuhan komandan Hizbullah dan Ismail Haniyeh, pemimpin politik Hamas, pada 31 Juli.

Pembunuhan ini, yang dianggap sebagai tindakan Israel oleh kelompok Lebanon dan Iran, dapat memperluas konflik di seluruh wilayah.

Harapan besar ditempatkan pada gencatan senjata di Gaza untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah dan mencegah balasan dari Iran dan Hizbullah.

Baca Juga  Komisi IX DPR RI Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial bagi Pekerja Informal

Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih, John Kirby, menyatakan bahwa meskipun pembicaraan dimulai dengan positif, kesepakatan segera masih sulit dicapai karena adanya perbedaan besar antara kedua pihak.

Sementara itu, tentara Israel melanjutkan serangan di Khan Younis dan Rafah, dengan korban tewas mencapai 40.005 dalam 10 bulan pertempuran. Pihak berwenang lokal memperkirakan bahwa sebagian besar korban adalah wanita dan anak-anak.

Di sisi lain, kepala Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas, berjanji akan mengunjungi Gaza meski belum jelas bagaimana ia akan melaksanakan janjinya, mengingat Israel mengontrol perbatasan Gaza.- ***

Baca Juga  Siapa Saja Sekutu Iran Jika Perang dengan Israel dan AS Meletus?

Sumber: The Guardian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *