News

Arus Balik Lebaran Mulai Ramai, Aktivitas di Pelabuhan Bakauheni Meningkat

×

Arus Balik Lebaran Mulai Ramai, Aktivitas di Pelabuhan Bakauheni Meningkat

Sebarkan artikel ini
Libur Lebaran 2026,
Tol Batang–Semarang

KITAINDONESIASATU.COMPergerakan pemudik arus balik Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, mulai mengalami peningkatan sejak H+2 atau Senin.

Aktivitas penyeberangan arus balik lebaran terlihat semakin padat, baik oleh penumpang pejalan kaki maupun kendaraan yang hendak kembali ke Pulau Jawa.

Peningkatan jumlah penumpang sudah terlihat sejak Minggu hingga Senin sore. Meski terjadi lonjakan, operasional penyeberangan tetap berjalan lancar dan tertib.

Hal ini didukung oleh kesiapan layanan yang matang serta koordinasi yang solid antar pemangku kepentingan, sehingga arus balik dapat terkelola dengan baik tanpa hambatan berarti.

Baca Juga  Jadwal Layanan SIM Keliling Bogor Hari Sabtu

Lonjakan Penumpang Arus Balik Lebaran dan Kendaraan Signifikan

Data Posko Bakauheni mencatat dalam kurun waktu 24 jam terdapat 146 perjalanan kapal dengan total 51.751 penumpang, meningkat sekitar 30,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, jumlah kendaraan mencapai 14.094 unit atau naik 45,3 persen.

Kenaikan tertinggi terjadi pada sepeda motor yang mencapai 5.248 unit atau melonjak hampir 60 persen. Disusul kendaraan roda empat sebanyak 7.407 unit yang meningkat hampir 28 persen.

Selain itu, kendaraan logistik tercatat sebanyak 1.202 unit dengan lonjakan signifikan hingga 189,6 persen, serta bus yang mencapai 237 unit atau naik hampir 20 persen.

Baca Juga  Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis Lewat Aplikasi SATUSEHAT Mobile, Mudah Lho!

Pihak pengelola memastikan layanan tetap optimal dengan menerapkan skema pengendalian arus balik secara adaptif.

Pengalihan kendaraan juga mulai diberlakukan, di mana kendaraan tertentu diarahkan melalui pelabuhan alternatif, sementara kendaraan besar yang masih dibatasi operasionalnya diminta menunggu di buffer zone atau rest area tol.

Secara keseluruhan, arus kendaraan masih berada dalam kapasitas layanan. Pola kedatangan yang merata turut membantu mempercepat proses bongkar muat kapal.

Selain itu, pengelolaan dermaga dilakukan secara fleksibel melalui sistem multi-dermaga untuk menjaga kelancaran distribusi penumpang dan kendaraan di tengah peningkatan volume arus balik.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *