KITAINDONESIASATU.COM – Desa Arborek dengan cepat muncul sebagai pelopor di antara 18 desa cantik di Papua Barat yang telah memulai inisiatif konservasi laut berbasis masyarakat melalui pengembangan peraturan daerah.
Dengan dukungan dari pemerintah pusat dan daerah, lembaga penelitian, serta organisasi non-pemerintah, warga Arborek berhasil merancang peraturan daerah yang mendukung pelestarian lingkungan.
Dengan populasi hanya 197 jiwa, interaksi dengan penduduk setempat menjadi pengalaman yang menarik, terutama melalui berbagai pilihan homestay yang tersedia di pulau ini.
Keindahan bawah laut Arborek sangat mudah diakses—penyelam dapat langsung melompat dari dermaga dan menemukan terumbu karang serta kipas gorgonia yang berkilauan di bawah permukaan air.
Selain itu, masyarakat Arborek terkenal dengan kerajinan tangan mereka, menggunakan daun pandan laut untuk membuat berbagai produk khas.
Arborek menawarkan daya tarik yang luar biasa, baik di bawah laut maupun dalam kehidupan desanya.
Sebagai Desa Wisata Arborek, masyarakat setempat terkenal dengan keahliannya dalam membuat topi dan noken (tas rajut khas Papua).
Berbeda dengan perempuan di desa lain yang turut membantu suami mereka sebagai nelayan, mayoritas perempuan di Arborek lebih memilih membuat kerajinan tangan sebagai mata pencaharian.
Meskipun menangkap lobster atau bekerja di sektor agroindustri mutiara dianggap lebih menguntungkan, mereka memandang kerajinan tangan sebagai profesi yang lebih bermartabat dan elegan.
Terletak hanya satu setengah jam dari Waisai, ibu kota Raja Ampat, Arborek menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan dari berbagai belahan dunia.
Menjelajahi Arborek
Desa ini memiliki luas sekitar 7 hektar dan dihuni oleh sekitar 40 keluarga, sehingga mudah untuk dijelajahi dengan berjalan kaki.
Saat berkeliling, wisatawan akan disambut dengan keramahan penduduk, terutama anak-anak yang antusias berkenalan dengan pengunjung.
Untuk aktivitas snorkeling, wisatawan tidak perlu pergi jauh karena ekosistem laut yang menakjubkan bisa langsung dinikmati di sekitar dermaga.
Sementara itu, bagi yang ingin menyelam, perjalanan menuju lokasi penyelaman hanya memakan waktu sekitar 15-20 menit dengan perahu bermotor.
Akses Menuju Arborek
Desa Wisata Arborek terletak di Meos Mansar, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.
Wisatawan dapat memulai perjalanan dari Sorong, yang dapat dicapai melalui penerbangan dari Jakarta, Bali, atau Makassar.
Untuk transportasi laut, beberapa kapal seperti Dorolonda, Labobar, Gunung Dempo, Sinabung, dan Tatamailau melayani rute ke Pelabuhan Sorong.
Dari Sorong, perjalanan dapat dilanjutkan dengan perahu motor dari Pelabuhan Perikanan Sorong menuju Waisai.
Dari Waisai, wisatawan bisa menyewa longboat untuk mencapai Arborek dalam waktu kurang dari dua jam.
Longboat ini dapat disewa melalui homestay atau penyedia jasa selam setempat.- ***


