KITAINDONESIASATU.COM – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP Ternate) terus meningkatkan kewaspadaan menghadapi lonjakan penumpang pada arus balik Lebaran 2026 di wilayah Maluku Utara.
Fokus pengawasan diarahkan pada rute antar-pulau yang mengalami peningkatan mobilitas, khususnya menuju Kabupaten Halmahera Selatan.
Ketua Posko Angkutan Lebaran 2026, Plening Gil Al Nursa, menyampaikan bahwa lonjakan penumpang mulai terlihat sejak H+3 Lebaran dan mencapai puncaknya pada H+4.
Rute dari Pelabuhan Bastiong menuju Pelabuhan Kupal serta kawasan Pulau Obi menjadi jalur tersibuk, seiring tingginya arus masyarakat yang kembali untuk bekerja di sektor pertambangan.
Kenaikan Penumpang Dipicu Program Transportasi
Berdasarkan data sementara, jumlah penumpang arus balik tahun ini diperkirakan meningkat sekitar 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan ini dipengaruhi berbagai kebijakan pemerintah, seperti program mudik gratis, subsidi transportasi, hingga pemberian diskon tiket oleh operator pelayaran, termasuk PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).
Meski terjadi lonjakan, KSOP memastikan kondisi arus balik di wilayah Maluku Utara tetap terkendali.
Seluruh aktivitas pelayaran berjalan lancar tanpa gangguan berarti berkat koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk pemantauan cuaca bersama BMKG.
Masyarakat diimbau untuk memperhatikan jadwal keberangkatan dan mematuhi aturan keselamatan selama perjalanan laut.
Dengan sinergi antara pemerintah, operator, dan pengguna jasa, arus balik Lebaran diharapkan berlangsung aman, tertib, dan nyaman.(*)


