KITAINDONESIASATU.COM – Pengelola Jalan Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) mengambil langkah antisipatif untuk mengurai potensi kepadatan di kawasan rest area selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Salah satu strategi yang diterapkan adalah penggunaan sistem pembayaran tertutup bagi pengguna jalan tol.
Chief Technical Officer ASTRA Infra, Rinaldi, menyebutkan bahwa momen libur panjang akhir tahun diprediksi memicu peningkatan volume kendaraan di ruas Tol Cipali. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan antrean kendaraan, terutama di jalur masuk dan keluar rest area.
“Kepadatan di rest area bisa berdampak pada kelancaran lalu lintas di jalur utama tol. Karena itu, kami menyiapkan skema pembayaran tertutup,” ujar Rinaldi saat ditemui di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu.
Melalui sistem ini, pengguna jalan tol diperbolehkan keluar sementara dari ruas Tol Cipali untuk beristirahat atau mengisi bahan bakar, kemudian masuk kembali tanpa dikenakan tarif tambahan secara keseluruhan.
ASTRA Infra juga mengimbau pemudik dan wisatawan agar mempertimbangkan lokasi istirahat alternatif di luar jalan tol apabila rest area dalam kondisi penuh. Sejumlah fasilitas penunjang tersedia di sekitar gerbang tol, mulai dari SPBU hingga lokasi pengisian kendaraan listrik.


