KITAINDONESIASATU.COM – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri, mengingatkan pentingnya mitigasi bencana bagi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pemerintah daerah.
Ia menekankan perlunya kesiapan dalam menghadapi bencana hidrometeorologis, seperti banjir, longsor, dan angin kencang, yang diprediksi BMKG akan terjadi antara Desember 2024 hingga awal 2025.
Abidin menegaskan bahwa mitigasi bencana tidak hanya berfokus pada respons darurat, tetapi juga pada upaya pencegahan untuk meminimalkan dampak dan menghindari korban jiwa.
“Penanggulangan bencana harus menitikberatkan mitigasi dan pencegahan agar risiko kerugian, terutama korban jiwa, dapat diminimalisir,” ujarnya, Jumat, 22 November 2024.
Beberapa langkah mitigasi banjir yang disarankan meliputi pembangunan dan perbaikan infrastruktur drainase, pembersihan sungai dari sedimen dan sampah untuk meningkatkan kapasitas tampung air, serta reboisasi dan penghijauan.
Selain itu, pengelolaan sampah juga harus ditingkatkan untuk mencegah sumbatan di saluran air yang bisa memperparah banjir.
Abidin juga menyoroti pentingnya pemetaan daerah rawan bencana dan penyusunan strategi penanggulangan yang efektif.
Ia meminta BPBD dan BNPB untuk memperkuat kesiapsiagaan serta mengevaluasi penanganan bencana sebelumnya.
“Komisi VIII DPR mendorong BPBD dan BNPB untuk lebih memperhatikan kesiapan dan terus meningkatkan kualitas penanganan bencana,” tambahnya.- ***





