KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah mobil ambulans yang mengangkut jenazah mengalami kecelakaan tragis di Kabupaten Jembrana, Bali.
Ambulans tersebut tercebur ke Sungai Yeh Embang, Kecamatan Mendoyo, pada Senin (24/3) sekitar pukul 16.40 WITA. Peristiwa ini diduga terjadi akibat kegagalan sopir dalam menyalip truk di jalan raya.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, ambulans Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi DK 9875 AJ dikemudikan oleh pria berinisial PT (56).
Saat itu, PT sedang mengantarkan jenazah dari Kota Denpasar menuju Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.
Di dalam ambulans, terdapat dua orang penumpang yang merupakan keluarga jenazah, yaitu perempuan berinisial PS (51) dan KD (15).
Kronologi Ambulans Pembawa Jenazah

Dalam perjalanan, ambulans mencoba menyalip sebuah truk tronton di jembatan Sungai Yeh Embang, tepatnya di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk KM 80-81.
Namun, dari arah berlawanan melintas sebuah bus, sehingga upaya menyalip harus dihentikan.
PT berusaha mengembalikan posisi ambulans ke jalur semula, tetapi sebuah truk tronton lain yang tidak diketahui identitasnya menabrak ambulans dari belakang.
Benturan keras membuat kendaraan terdorong ke depan dan akhirnya terjun ke dalam sungai dengan kedalaman sekitar 7 meter.
Peristiwa ini sontak menarik perhatian warga sekitar. Kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.
Dengan bantuan tim dari Polsek Mendoyo, jenazah serta seluruh penumpang berhasil dievakuasi. Selain itu, mobil ambulans juga berhasil diangkat menggunakan mobil derek.
Kecelakaan ini menyebabkan beberapa korban mengalami luka ringan. Sopir PT mengalami lecet pada tangan dan kaki, sementara PS mengalami nyeri pada pinggang, dan KD merasakan sakit di bahu sebelah kanan.
Setelah dievakuasi, para korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Polisi juga membantu mengantarkan jenazah beserta keluarganya ke rumah duka di Desa Lelateng.
Sementara itu, kasus kecelakaan ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi truk yang menabrak ambulans dan memastikan penyebab pasti kecelakaan.(*)
