Dalam profil media sosialnya, ia menggambarkan diri sebagai “freestyle guy” dan warga lokal, meski perilakunya dalam video dinilai tidak wajar.
Patung Cristiano Ronaldo yang menjadi sasaran diketahui berada di Madeira, wilayah yang juga menjadi tempat kelahiran sang megabintang yang kini membela Al-Nassr di Arab Saudi.
Patung tersebut sebelumnya pernah dipindahkan pada 2016 usai dirusak oleh oknum penggemar Lionel Messi.
Meski api sempat melahap hampir seluruh bagian patung, laporan menyebutkan kobaran api berhasil dipadamkan dengan cepat.
Hingga kini belum ada kepastian apakah patung tersebut mengalami kerusakan permanen.
Aksi tersebut menuai kecaman luas, termasuk dari penggemar Ronaldo sendiri.
