NewsDaerah

2.400 Bobotoh Kolot Ngahiji di Tanjungsari, Donor Darah hingga Hadiah Umrah Jadi Daya Tarik

×

2.400 Bobotoh Kolot Ngahiji di Tanjungsari, Donor Darah hingga Hadiah Umrah Jadi Daya Tarik

Sebarkan artikel ini
Bobotoh kolot
Sebanyak 2.400 Bobotoh Kolot berkumpul di Tanjungsari, Sumedang. (Ist)

“Ngahiji di sini kita menyatukan seluruh suporter agar lebih baik lagi, lebih dewasa lagi di dalam berstadion ataupun di dalam away,” kata Kang Yudi.

Ia menegaskan, kecintaan kepada Persib tidak seharusnya hanya diwujudkan melalui nyanyian dukungan di stadion atau kegiatan nonton bareng. Suporter juga perlu mengambil bagian dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Karena itu, panitia memasukkan agenda donor darah dan santunan sembako untuk anak yatim di sejumlah kecamatan sekitar Tanjungsari.

“Persib dinyatakan sebagai salah satu klub yang sehat, manajemennya juga sehat. Bobotoh juga harus sehat. Sehat kepedulian terhadap kesehatan, peduli terhadap sosial, dan juga memberikan edukasi yang baik terhadap bobotoh,” ujarnya.

Peserta Dibatasi 2.400 Orang, Panitia Utamakan Keselamatan

Meski antusiasme suporter cukup besar, panitia menetapkan batas maksimal 2.400 peserta. Kebijakan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi medan dan kapasitas lokasi kegiatan yang relatif terbatas.

Kang Yudi menjelaskan, pembatasan itu merupakan langkah pencegahan agar seluruh rangkaian acara berjalan aman. Panitia tidak ingin kegiatan yang bertujuan menghadirkan kegembiraan justru berakhir dengan insiden akibat terlalu banyaknya peserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *