KITAINDONESIASATU.COM – Kasus kecelakaan di wilayah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur sejak Januari hingga 15 Desember 2025 tercatat 160 orang meninggal dunia akibat kecelakaan di jalan raya.
Dari data yang diungkapkan di Satlantas Polres Nganjuk mencatat dari 160 meninggal itu berasal dari kasus kecelakaan yang terjadi sebanyak 1.110 kasus kecelakaan sepanjang tahun 2025.
Dengan jumlah kematian sebanyak 160 orang dapat dirinci sebanyak 9 orang mengalami luka berat dan sebanyak 1.892 orang mengalami luka-luka ringan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Iptu Herry Buntoro kepada wartawan mengungkapkan kasus kecelakaan yang terjadi diwilayahnya tergolong masih tinggi, namun mengalami angka penurunan di banding tahun sebelumnya.
Jumlah kecelakaan di banding data tahun 2024 yang terjadi di wilayah Kabupaten Nganjuk angka kecelakaan dan jumlah korban rata-rata mengalami penurunan sekitar 5 hingga 10 persen di banding tahun 2024.
Kasus kecelakaan yang terjadi hampir merata di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Nganjuk, namun ada kawasan tertentu yang menjadi lokasi rawan kecelakaan atau blackspot.
Kawasan rawan kecelakaan yang terjadi di wilayah Kabupaten Nganjuk terjadi di kawasan Jl Ahmad Yani Desa Pelem, Kecamatan Kertosono Jalan Raya Desa Bagorwetan, Kecamatan Sukomoro, Jalan Raya Desa Karangtengah, Kecamatan Bagor dan Jalan Raya Desa Macon Wilangan.
Sementara kecelakaan yang sering terjadi pada jam aktivitas masyarakat pukul 09:00 WIB hingga 12:00 WIB dan pukul 15:00 WIB hingga 21:00 WIB waktu paling banyak terjadi kecelakaan jumlahnya mencapai sekitar 200 kasus kecelakaan.
Oleh karena itu pihak kepolisian Polres Nganjuk menghimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan di wilayah Nganjuk agar tetap waspada dan berhati-hati, saling menghargai dan tidak mengedepankan ego dalam berkendara sesuai dengan aturan lalu lintas yang berlalu. **
