Untuk memperkuat bukti, tim berencana melakukan studi intervensi dengan melarang penggunaan ponsel di kamar kecil.
Tujuannya, memastikan seberapa besar hubungan langsung kebiasaan ini dengan risiko wasir menurut analisis penelitian medis.
Selain itu, penelitian juga menantang anggapan umum bahwa mengejan saat buang air adalah penyebab utama wasir.
Tim Pasricha menemukan bukti yang sangat terbatas tentang hubungan tersebut.
Sebaliknya, yang menjadi faktor risiko lebih besar adalah lamanya waktu duduk di toilet akibat terlalu lama menggunakan ponsel cerdas.
Penekanan ini sekaligus membuka wawasan baru dalam dunia penelitian medis, bahwa gaya hidup digital ternyata berkontribusi nyata terhadap meningkatnya kasus wasir.***


