Inilah yang membuatnya bertahan lebih dari empat dekade dan kini hadir di Kampoeng Tempoe Doeloe 2025 sebagai salah satu tenant favorit.
Banyak pengunjung mengaku terkejut dengan keaslian rasanya—tidak seperti klepon kebanyakan yang terasa “plastik” atau terlalu manis.
“Ini klepon beneran, kayak zaman dulu,” ujar salah satu pengunjung.
Yang membuat Klepon Gianyar semakin istimewa adalah kisah di baliknya. Dibuat turun-temurun oleh keluarga kecil di pedesaan Bali, resep ini dijaga dengan ketat sebagai bagian dari identitas budaya.
Kehadirannya di Kampoeng Tempoe Doeloe 2025 bukan hanya soal berjualan, tapi juga upaya melestarikan warisan rasa Indonesia.
Di tengah maraknya makanan impor dan fusion, kuliner tradisional seperti klepon menjadi pengingat bahwa kekayaan rasa Nusantara tak kalah menarik. Setiap butirnya adalah bentuk cinta terhadap tanah air.
Wadah Pelaku UMKM
Festival Kampoeng Tempoe Doeloe 2025 diselenggarakan di La Piazza, Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta, dan berlangsung hingga 28 September 2025.
Acara tahunan ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM kuliner tradisional dari seluruh Indonesia untuk memperkenalkan makanan khas daerah mereka.




