KITAINDONESIASATU.COM – Sunda Kelapa, yang dikenal juga sebagai Pasar Ikan, terletak di muara Sungai Ciliwung.
Setiap pagi, hasil tangkapan ikan hari itu dilelang di pasar ikan tua ini.
Jalan menuju pasar dipenuhi dengan toko-toko yang menjual berbagai jenis kerang, kura-kura kering, lobster, dan perlengkapan bagi para pelaut.
Pelabuhan yang berusia lebih dari 500 tahun ini dulunya menjadi jalur penting penghubung Kerajaan Pajajaran dengan pasar internasional pada abad ke-15.
Pada awal abad ke-16, Sunda Kelapa menjadi pusat perdagangan antara Portugis dan Kerajaan Pajajaran yang beragama Hindu.
Sejak saat itu, pelabuhan ini dikuasai oleh Portugis dan kemudian Belanda.
Pengaruh Belanda atas Jakarta dan wilayah Indonesia bermula dari daerah ini.
Sisa-sisa Kasteel Batavia, benteng tua dan pusat perdagangan Perusahaan Hindia Belanda, masih dapat dilihat hingga saat ini.
Kini, Sunda Kelapa berfungsi sebagai dermaga nelayan dan pelabuhan antarpulau.
Kapal layar Bugis dari Sulawesi Selatan yang berlabuh di sini menawarkan pemandangan menarik.
Kapal-kapal ini merupakan salah satu armada perahu layar tradisional terakhir di dunia yang masih berlayar antar pulau, sama seperti yang mereka lakukan berabad-abad lalu untuk mengangkut barang dagangan.
Meskipun sedikit peninggalan Sunda Kelapa kuno yang masih ramai, pelabuhan ini tetap menjadi salah satu pelabuhan utama untuk kapal layar dari seluruh Indonesia.
Sekunar Makassar yang berwarna cerah, Pinisi, masih digunakan untuk mengangkut barang ke dan dari pulau-pulau terluar.
Pemandangan ini menjadi salah satu yang paling menarik di Jakarta.
Pengunjung dapat menjelajahi pelabuhan tua Sunda Kelapa dan menyaksikan para kuli yang bekerja keras membongkar muatan kayu, batu bara, dan rempah-rempah dari perahu kayu.
Kano dan perahu dayung juga tersedia untuk disewa, sehingga pengunjung bisa menikmati pemandangan laut.
Perahu-perahu ini menuju ke pasar ikan tua yang letaknya hanya beberapa menit berjalan kaki dari pelabuhan, dan masuknya gratis.
Aktivitas pasar dimulai pukul 3 pagi, dan untuk merasakan suasana terbaik, disarankan datang sebelum pukul 6 pagi.-***


