LifestyleKesehatan

Suka ke Museum, Teater, dan Bioskop? Studi Ungkap Kaitannya dengan Penuaan Biologis

×

Suka ke Museum, Teater, dan Bioskop? Studi Ungkap Kaitannya dengan Penuaan Biologis

Sebarkan artikel ini
Musium Nasional
Musium Nasional (Ist)

Para peneliti menilai usia biologis berdasarkan 10 indikator fisiologis yang berkaitan dengan kondisi tubuh.

Indikator tersebut meliputi tekanan nadi, tekanan darah diastolik, volume ekspirasi paksa, konsentrasi hemoglobin, fibrinogen, hemoglobin terglikasi, kolesterol LDL, indeks massa tubuh (BMI), kekuatan genggaman tangan, dan kecepatan berjalan.

Selain pemeriksaan kondisi fisik, peserta juga diminta menjawab kuesioner mengenai kebiasaan mengikuti kegiatan budaya. Aktivitas yang diperhitungkan mencakup kunjungan ke bioskop, galeri seni, museum, teater, konser, hingga gedung opera.

Data keterlibatan budaya dikumpulkan setidaknya dalam dua kesempatan pada periode 2004–2009. Dengan cara tersebut, peneliti dapat memperkirakan tingkat partisipasi budaya peserta selama periode pengamatan.

Peserta yang Aktif Berkegiatan Budaya Memiliki Usia Biologis Lebih Rendah

Salah satu temuan utama penelitian menunjukkan perbedaan usia biologis antara kelompok dengan tingkat keterlibatan budaya tinggi dan kelompok yang jarang atau tidak pernah mengikuti kegiatan tersebut.

Peserta dengan keterlibatan budaya tertinggi memiliki rata-rata usia biologis 66,9 tahun. Angka ini sekitar tiga tahun lebih rendah dibandingkan kelompok yang tidak pernah atau jarang mengunjungi museum, teater, dan tempat budaya lainnya, yang memiliki rata-rata usia biologis 69,9 tahun.

Setelah memperhitungkan sejumlah faktor lain, termasuk pendapatan rumah tangga, pekerjaan, dan penyakit kronis, peneliti menemukan bahwa kenaikan satu poin pada indeks partisipasi budaya berkaitan dengan penurunan usia biologis sebesar 0,085 tahun, atau sekitar 31 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *