KITAINDONESIASATU.COM – Pusat Rehabilitasi Bohorok yang terletak di Bukit Lawang, Sumatera Utara, adalah tempat perlindungan bagi orangutan yang dibuka pada tahun 1973 oleh dua wanita Swiss, Monica Borner dan Regina Frey.
Tujuan utama dari pusat ini adalah untuk mengembalikan orangutan yang diselamatkan atau yatim piatu ke alam liar setelah mengajarkan mereka keterampilan bertahan hidup, seperti memanjat pohon dan membangun sarang.
Para penjaga di pusat rehabilitasi ini memberikan pelatihan agar orangutan dapat kembali hidup secara mandiri di hutan.
Setelah menjalani masa karantina dan penyesuaian, orangutan kemudian dilepaskan ke habitat alami mereka.
Pusat ini terletak di desa kecil Bukit Lawang, sekitar 90 km dari Medan, tepat di tepi Taman Nasional Gunung Leuser. Taman Nasional ini tidak hanya menjadi rumah bagi orangutan, tetapi juga berbagai spesies langka seperti Harimau Sumatera, Gajah Sumatera, Monyet Thomas, dan Beruang Madu.
Selain orangutan, pengunjung juga dapat melihat satwa liar lainnya yang mendiami hutan hujan tropis sekitar Sungai Bohorok yang jernih.
Meskipun pusat rehabilitasi ini tidak lagi berfungsi seperti semula, orangutan yang telah dilepaskan masih dipantau oleh para penjaga taman nasional.
Pengunjung kini dapat bergabung dengan orangutan semi-liar di platform pemberian makan dua kali sehari, meskipun program rehabilitasi telah dihentikan.
Bukit Lawang sendiri adalah tujuan wisata utama yang menawarkan pengalaman unik melihat satwa liar dalam habitat alami mereka.
Pusat rehabilitasi ini berjarak sekitar 68 km dari Medan dan dapat dijangkau dengan bus dalam waktu 3 hingga 4 jam.
Perbaikan jalan yang sedang dilakukan sejak 2008 semakin memudahkan akses ke lokasi ini.-***


