Penurunan konsumsi rokok berpotensi meredakan keluhan seperti batuk kronis atau rasa sesak pada sebagian orang.
Meski demikian, dampak nikotin saat puasa tetap perlu diperhatikan karena tubuh mengalami proses adaptasi.
Namun, penting dipahami bahwa puasa Ramadan dan perokok tidak otomatis menghapus risiko penyakit akibat merokok.
Ancaman terhadap jantung, paru-paru, dan pembuluh darah tetap ada selama kebiasaan merokok dipertahankan.
Selain itu, penurunan kadar nikotin dapat memicu gejala sementara seperti sakit kepala atau sulit berkonsentrasi.
Para pakar kesehatan umumnya menyarankan pendekatan bertahap dalam cara mengurangi merokok selama puasa Ramadan.




