Namun, penggunaan berlebihan justru berpotensi menimbulkan suasana dingin atau muram, terutama pada ruangan dengan pencahayaan minim.
Abu-abu bernuansa dingin atau putih yang terlalu tajam, menurutnya, bisa menciptakan kesan steril dan bahkan diasosiasikan dengan perasaan sedih bila tidak diimbangi cahaya alami dan elemen hangat.
Sementara itu, warna hijau sering dikaitkan dengan alam dan dipercaya mampu memulihkan kesehatan mental serta meredakan kelelahan psikologis. Biru, yang identik dengan air dan langit, juga dikenal memberikan efek menenangkan.
Beatty menekankan bahwa faktor penting bukan hanya warna, tetapi juga tingkat kejenuhannya. Ia menyarankan penggunaan warna dengan saturasi rendah hingga sedang agar nyaman dilihat dalam jangka panjang.
Ia menambahkan bahwa nuansa biru dan hijau sedang dapat mendukung kreativitas serta kemampuan memecahkan masalah. Bahkan, ruang kerja rumah yang dicat hijau lembut dapat meningkatkan inovasi tanpa disadari penghuninya.
Kuning lembut digambarkan sebagai warna yang memancarkan keceriaan karena kaitannya dengan sinar matahari. Namun, kuning dengan intensitas tinggi justru dapat memicu stres dan emosi berlebihan jika digunakan secara dominan.


