Lifestyle

Pentingnya Memahami Denyut Jantung Normal pada Bayi

×

Pentingnya Memahami Denyut Jantung Normal pada Bayi

Sebarkan artikel ini
FotoJet 8 5
Memahami Denyut Jantung Normal pada Bayi

KITAINDONESIASATU.COM – Mengetahui denyut jantung normal bayi penting untuk memantau kondisi kesehatannya.

Denyut jantung yang terlalu cepat, lambat, atau tidak teratur bisa menjadi tanda adanya masalah medis yang perlu segera diperiksa oleh dokter.

Denyut jantung merupakan salah satu tanda vital manusia, selain tekanan darah, suhu tubuh, dan frekuensi napas.

Pada bayi, denyut jantung jauh lebih cepat dibanding anak-anak atau orang dewasa dan bisa bervariasi tergantung aktivitas dan usia.

Secara umum, berikut kisaran denyut jantung bayi berdasarkan usianya:

Baru lahir: 100–205 bpm saat bangun, 90–160 bpm saat tidur

Usia 0–12 bulan: 100–180 bpm saat bangun, 90–160 bpm saat tidur

Usia 12–24 bulan: 98–140 bpm saat bangun, 80–120 bpm saat tidur

Untuk memeriksa denyut jantung bayi, tempelkan jari di pergelangan tangan, lipatan siku, leher bagian dalam, atau atas mata kaki.
Hitung denyut selama 30 detik, lalu kalikan dua.

Jika denyut jantung bayi tidak berada dalam kisaran normal, kondisi ini disebut aritmia.

Ada beberapa jenis aritmia, antara lain:

Takikardia: denyut jantung terlalu cepat. Umumnya terbagi menjadi:

Takikardia supraventrikular: gangguan sinyal listrik jantung, umum pada bayi tahun pertama

Takikardia ventrikel: dimulai dari bilik jantung bawah, bisa mengganggu aliran darah

Bradikardia: denyut jantung terlalu lambat. Jenis yang umum terjadi:

Blok jantung: gangguan sinyal listrik ke jantung

Sinus bradikardia: biasa terjadi pada bayi prematur akibat obat, gangguan napas, atau hipotermia

Kontraksi Prematur: denyut jantung tambahan dari atrium atau ventrikel. Meski umumnya tidak berbahaya, jika sering terjadi bisa menjadi tanda masalah jantung.

Denyut jantung yang tidak normal bisa disebabkan oleh masalah jantung, infeksi, atau gangguan metabolik.

Karena itu, orang tua perlu waspada dan segera konsultasi ke dokter jika mendapati denyut jantung bayi tidak teratur, terutama bila kondisi ini berlangsung lama atau berulang.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *