Lifestyle

Pengobatan Alternatif Kerokan, Praktik Pengobatan Tradisional dengan Beragam Potensi Kesehatan

×

Pengobatan Alternatif Kerokan, Praktik Pengobatan Tradisional dengan Beragam Potensi Kesehatan

Sebarkan artikel ini
FotoJet 1 6
Pengobatan Alternatif Kerokan

KITAINDONESIASATU.COM – Pengobatan alternatif kerokan dikenal luas di Indonesia dan juga di beberapa negara Asia lainnya, seperti China dan Vietnam.

Di China, metode ini dikenal sebagai gua sha, sedangkan di Vietnam disebut cao gio. Kedua metode ini digunakan untuk meredakan gejala masuk angin, pegal-pegal, dan sakit kepala.

Di Indonesia, kerokan adalah metode yang akrab di kalangan masyarakat. Teknik ini dilakukan dengan menggosok logam pada permukaan kulit punggung yang sebelumnya sudah diolesi balsam atau minyak.

Proses kerokan ini merangsang sirkulasi jaringan lunak di area yang dikerok dan melancarkan aliran darah.

Selain itu, kerokan dipercaya dapat memperbaiki metabolisme dan mengurangi peradangan yang bisa memicu beberapa penyakit.

Setelah dikerok, kulit di area yang terkena akan tampak memar dan berwarna kemerahan, serta terasa lebih hangat, yang dapat membuat tubuh lebih relaks.

Meskipun efek samping serius dari kerokan jarang ditemukan, metode ini dianggap relatif aman.

Kerokan diyakini tidak hanya efektif dalam mengatasi masuk angin, tetapi juga dapat meredakan beberapa masalah kesehatan lainnya, meski memerlukan penelitian lebih lanjut.

Beberapa kondisi yang mungkin bisa diatasi dengan kerokan termasuk nyeri leher, sakit kepala migrain, pembengkakan payudara pada ibu menyusui, sindrom Tourette, sindrom perimenopause, dan gejala hepatitis B seperti peradangan dan kerusakan liver.

Namun, meskipun aman, ada beberapa kondisi yang sebaiknya menghindari kerokan, seperti mereka yang memiliki gangguan pembekuan darah, sedang mengonsumsi obat pengencer darah, atau baru saja menjalani operasi.
Kerokan yang berlebihan juga bisa menimbulkan risiko luka, sehingga penting untuk melakukannya dengan hati-hati dan menggunakan alat yang bersih.

Ibu hamil disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan kerokan.
Meskipun kerokan memiliki banyak manfaat potensial, selalu disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter jika ada kondisi kesehatan khusus atau jika ada keluhan setelah melakukan kerokan.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *