-Kulit jeruk: Bisa diolah jadi teh herbal, bubuk, atau tingtur (ekstrak alkohol). Kulit jeruk kaya hesperidin, jadi sayang kalau dibuang!
-Suplemen: Alternatif praktis dengan dosis 100–150 mg per hari.
Tips & Waspada
-Jangan asal pilih: Buah jeruk bisa terkontaminasi pestisida, jadi pastikan beli dari sumber terpercaya dan selalu cuci bersih sebelum digunakan.
-Hati-hati untuk yang punya gangguan lambung: Karena sifatnya “hangat dan pahit”, kulit jeruk bisa memicu masalah pada perut sensitif.
-Perhatikan dosis: Konsumsi sesuai anjuran agar manfaatnya optimal.
Mau jaga kesehatan jantung, otak, dan pembuluh darah? Makan jeruk lebih sering! Atau coba olahan herbal dari kulit jeruk. Satu langkah kecil, manfaat besar untuk tubuh kita.***



