KITAINDONESIASATU.COM – Liburan ke Kota Padang menawarkan pengalaman seru dengan banyak pilihan destinasi wisata, salah satunya adalah Banto Rayo.
Terletak di Desa Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, kawasan ini berada di perbatasan antara Kota Padang dan Kabupaten Agam.
Dulunya berupa perbukitan kapur dan rawa-rawa, Banto Rayo kini telah disulap menjadi tempat wisata menarik berkat pengembangan oleh pemerintah daerah.
Dengan luas sekitar 6,2 hektar, Banto Rayo menyuguhkan suasana yang tenang dan menyegarkan.
Daya tarik utamanya adalah hutan rawa yang bisa dijelajahi melalui jembatan bambu.
Tersedia juga gazebo, gardu pandang, taman bermain, wahana outbound seperti flying fox, serta fasilitas kano dan kolam renang.
Tempat ini cocok untuk bersantai sambil menikmati keindahan alam.
Banto Rayo menjadi tempat ideal untuk bersantai, menjelajah alam, hingga berfoto ria.
Wisatawan bisa berjalan di atas jembatan bambu, duduk santai di gazebo, atau naik ke gardu pandang untuk menikmati panorama perbukitan dan rawa.
Untuk hasil foto terbaik, sebaiknya datang saat cuaca cerah.
Tempat ini juga ramah untuk keluarga. Anak-anak bisa bermain di taman bermain, sementara orang dewasa bisa mencoba wahana menantang atau sekadar bersantai. Bahkan, kegiatan berkemah kini mulai diminati di Banto Rayo.
Akses Menuju Banto Rayo
Dari Jakarta, wisatawan bisa terbang ke Bandara Internasional Minangkabau dengan durasi sekitar 1 jam 40 menit.
Dari bandara, perjalanan dilanjutkan via jalur darat melalui rute Sicincin–Malalak sejauh 116 km, atau sekitar 3 jam perjalanan.
Disarankan menggunakan transportasi lokal yang nyaman untuk perjalanan yang lebih efisien.-***


