KITAINDONESIASATU.COM – Fransiska Melani, pendiri promotor Mecimapro, kini menjadi sorotan publik terkait dengan polemik konser grup band asal Korea Selatan, DAY6, yang dijadwalkan di Jakarta. Para pemegang tiket konser mendapati email yang berisi pemberitahuan tentang pengembalian dana pada Kamis, 1 Mei 2025, dua hari sebelum acara tersebut berlangsung.
Hal ini terjadi karena pihak promotor belum mengirimkan nomor antrian dan nomor kursi kepada tiket.com, sehingga langkah pengembalian dana diambil untuk mencegah kerugian lebih lanjut bagi konsumen.
Tiket.com memastikan akan mengembalikan dana tiket secara penuh, namun tidak termasuk biaya platform. Meskipun demikian, promotor Mecimapro mengonfirmasi lewat akun Instagram resminya bahwa konser DAY6 yang bertajuk “3rd World Tour Forever Young” tetap akan digelar di Stadion GBK pada 3 Mei 2025.
Fransiska Melani, yang kini berada di pusat kontroversi tersebut, adalah lulusan Fakultas Hukum Universitas Katolik Atma Jaya. Ia juga pernah melanjutkan pendidikan di Universitas Yonsei, Korea Selatan, dengan jurusan bahasa Korea dan literatur.
Sebelum mendirikan Mecimapro, Melani memiliki pengalaman bekerja di beberapa kantor hukum, yang memberikan bekal bagi kepemimpinan dalam perusahaan yang kini ia pimpin.


