Lifestyle

Keutamaan Puasa Bulan Syaban dan Niat Doanya

×

Keutamaan Puasa Bulan Syaban dan Niat Doanya

Sebarkan artikel ini
puasa
Ilustrasi berpuasa. (Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM – Di bulan Syaban, Nabi Muhammad SAW memiliki kebiasaan berpuasa di bulan itu. Syekh Nawawi al-Bantani di dalam Kitab Nihayatuz Zain fi Irsyadil Mubtadiin, dijelaskan sejumlah keutamaan puasa di bulan Syaban.

Di antara keutamaan puasa di bulan Syaban adalah mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW pada hari kiamat.

Rasulullah SAW menyukai bulan Syaban karena bulan tersebut salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT.

Berdasarkan sejumlah hadits-hadits shahih dari Nabi Muhammad SAW, Syekh Nawawi menganjurkan kita untuk berpuasa di bulan Syaban.

Syekh Nawawi menyebutkan puasa sunnah yang keduabelas adalah puasa Syaban, karena kecintaan Rasulullah SAW terhadapnya.

Ibnu Hajar al-Hatami dalam al-Fatawal Kurbal Fiqhiyyah juga menganjurkan umat msulim untuk berpuasa saat memasuki bulan Syaban. Hal ini sebagai bentuk mengikuti kebiasaan Nabi Muhammad.

Nmaun, Ibnu Hajar tidak menganjurkan untuk berpuasa sebulan penuh di bulan Syaban. Adapun Rasulullah SAW tidak melakukan sebulan penuh di bulan Syaban. Sebab bulan Syaban sifatnya sunnah.

Berikut niat puasa di bulan Syaban:

Teks Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ شَعْبَانَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Teks latin: Nawaitu shauma sya’bâna lilâhi ta’âlâ.

Artinya, “Saya niat puasa Sya’ban karena Allah ta ‘ala.”

Sebagaimana puasa sunnah lainnya, niat puasa Syaban dapat dilakukan sejak malam hari hingga siang sebelum masuk waktu zawal (saat matahari tergelincir ke barat), dengan syarat belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar atau sejak masuk waktu Subuh. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *