Dampak pada Mikrobioma Usus
Riset berbeda juga menemukan bahwa jus jeruk dapat memengaruhi jalur metabolisme tubuh, peradangan, dan komunikasi antarsel, serta meningkatkan komposisi bakteri usus.
Bakteri penghasil asam lemak rantai pendek—yang membantu mengontrol tekanan darah dan menekan peradangan—meningkat pada peserta yang minum jus jeruk merah selama sebulan.
Meski ada peringatan soal kandungan gula dalam jus, data ilmiah terbaru mengungkap bahwa konsumsi jus jeruk alami dalam jumlah wajar setiap hari tetap memberi manfaat kardiovaskular yang nyata, selama tidak berlebihan dan memilih produk tanpa tambahan gula.
Pada akhirnya, para peneliti menegaskan bahwa buah utuh tetap lebih baik karena kandungan seratnya. Namun jus jeruk murni tetap bisa menjadi bagian sehat dari pola makan, dengan efek biologis yang jauh lebih dalam dari yang pernah diperkirakan.***





