Gejala awalnya mirip flu: demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot betis. Pada tahap parah, bisa menyebabkan penyakit kuning, gagal ginjal, hingga perdarahan paru.
Jika tidak diobati dengan antibiotik, kondisi bisa memburuk cepat.
3. Wabah Pes: ‘Black Death’ Masih Mengintai
Wabah pes adalah penyakit historis yang menyebabkan pandemi besar di Eropa. Penyakit ini disebabkan bakteri Yersinia pestis, yang ditularkan melalui kutu tikus.
Meski saat ini jarang, WHO masih mengklasifikasikannya sebagai wabah berbahaya yang perlu dipantau karena potensi penyebarannya yang cepat.
4. Infeksi Usus (Salmonellosis) & Demam Gigitan Tikus
Tikus juga membawa bakteri Salmonella yang bisa mencemari makanan, menyebabkan diare parah dan dehidrasi.


