KITAINDONESIASATU.COM– Lebih dari 1,28 miliar orang di dunia hidup dengan hipertensi—kondisi yang meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 49%, stroke 62%, dan gagal jantung 77–89%.
Namun, sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di European Journal of Preventive Cardiology membawa kabar baik: berjalan kaki dengan rutin dan cepat dapat secara signifikan menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.
Jalan Cepat untuk Kesehatan Jantung
Penelitian yang dilakukan oleh University of Sydney, Australia, menganalisis data 32.192 pasien hipertensi berusia rata-rata 64 tahun dari UK Biobank, yang dipantau selama hampir 8 tahun. Para peserta mengenakan alat pelacak untuk merekam jumlah langkah dan kecepatan berjalan setiap harinya.
Hasilnya mengejutkan: dibandingkan dengan mereka yang berjalan rata-rata 2.300 langkah per hari, setiap tambahan 1.000 langkah mampu menurunkan risiko kejadian kardiovaskular serius—seperti serangan jantung, stroke, atau kematian akibat penyakit jantung—sebesar 17%. Manfaat ini terus meningkat hingga mencapai 10.000 langkah per hari, bahkan lebih.
Secara spesifik, setiap tambahan 1.000 langkah dapat:
-Mencegah 25,2 kasus penyakit jantung serius per 1.000 orang.
-Mengurangi 5,76 kasus gagal jantung per 1.000 orang.
-Menurunkan 7,92 kasus serangan jantung per 1.000 orang.
-Mengurangi 8,32 kasus stroke per 1.000 orang.





