Riset yang dipimpin Dr. Aleix Sala-Vila dari Institut Penelitian Rumah Sakit del Mar, Spanyol, melibatkan lebih dari 200 ribu partisipan UK Biobank.
Responden berusia 40 hingga 64 tahun dianalisis berdasarkan kadar omega-3 dalam darah, termasuk DHA dan komponen asam lemak lainnya.
Pendekatan ini memberikan gambaran objektif mengenai hubungan omega-3, demensia, dan kesehatan otak, serta manfaat omega-3 untuk mencegah demensia dini.
Sepanjang masa pemantauan yang berlangsung rata-rata lebih dari delapan tahun, peneliti mengamati pola kesehatan peserta.
Hasil analisis menunjukkan korelasi terbalik antara kadar omega-3 dan kemungkinan munculnya demensia onset dini.
Artinya, semakin tinggi kadar omega-3, semakin rendah kecenderungan risiko gangguan kesehatan otak, mendukung hipotesis manfaat omega-3 untuk mencegah demensia dini.

