KesehatanLifestyle

Pria dengan Testosteron Rendah Berisiko Lebih Tinggi Meninggal Akibat Kanker, Ini Temuan Studi Terbaru

×

Pria dengan Testosteron Rendah Berisiko Lebih Tinggi Meninggal Akibat Kanker, Ini Temuan Studi Terbaru

Sebarkan artikel ini
pria lelah
Ilustrasi pria lelah dengan kadar testosteron rendah(Freepik)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pria yang berada dalam kelompok 20 persen dengan kadar testosteron terendah memiliki risiko kematian akibat kanker 18 persen lebih tinggi dibandingkan kelompok dengan kadar testosteron tertinggi.

Risiko tersebut meningkat secara signifikan ketika kadar testosteron berada di bawah angka 8,6 nanomol per liter darah (nmol/L).

Selain itu, pria dengan kadar dihidrotestosteron (DHT) terendah juga tercatat memiliki risiko kematian akibat kanker 21 persen lebih tinggi dibandingkan mereka yang memiliki kadar DHT tinggi.

DHT sendiri merupakan hormon yang terbentuk dari metabolisme testosteron dan memiliki peran penting dalam berbagai fungsi biologis pria.

Menariknya, penelitian ini tidak menemukan hubungan langsung antara kadar testosteron rendah dengan peningkatan risiko kanker prostat. Namun, beberapa hormon lain yang berkaitan dengan sistem reproduksi pria justru menunjukkan korelasi yang signifikan.

Peneliti menemukan bahwa kadar globulin pengikat hormon seks (SHBG) dan hormon luteinizing (LH) yang rendah berhubungan dengan peningkatan risiko kanker prostat masing-masing sebesar 28 persen dan 45 persen.

Profesor Bu B. Yeap selaku penulis utama penelitian menjelaskan bahwa testosteron rendah dapat menjadi biomarker penting yang menandakan penurunan kesehatan terkait kanker, meskipun tidak secara spesifik berkaitan dengan kanker prostat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *