Hasil studi menunjukkan bahwa riwayat stroke, penyakit hati atau paru-paru, serta kebiasaan merokok berperan meningkatkan percepatan penuaan. Namun, kondisi mental yang rapuh juga memainkan peran besar.
Laporan tersebut menegaskan bahwa rasa putus asa, ketidakbahagiaan, dan kesepian mampu meningkatkan usia biologis lebih besar daripada efek merokok.
Manuel Faria dari Departemen Psikologi Universitas Stanford, menambahkan bahwa faktor mental dan kondisi psikososial merupakan prediktor kuat kualitas hidup, namun sering kali kurang mendapatkan perhatian dalam layanan kesehatan modern.***


