KITAINDONESIASATU.COM – Penelitian terbaru mengungkap hubungan usus dan otak pada penuaan yang dapat memengaruhi kemampuan berpikir manusia. Studi pada hewan menunjukkan bahwa penuaan usus dapat berkontribusi terhadap penurunan kognitif, termasuk kemampuan memori.
Penelitian yang dipublikasikan di jurnal ilmiah Nature ini menemukan bahwa perubahan pada sistem pencernaan seiring usia memicu produksi molekul tertentu yang mengganggu komunikasi antara usus dan otak.
Mikroba Usus Berperan
Dalam penelitian mengenai hubungan usus dan otak pada penuaan, para ilmuwan menemukan bahwa mikroba bernama Parabacteroides goldsteinii menjadi lebih banyak seiring bertambahnya usia.
Mikroba ini menghasilkan senyawa yang disebut asam lemak rantai menengah (MCFAs) yang berkaitan dengan penurunan kognitif karena memicu respons peradangan di sistem pencernaan.
Ganggu Saraf Vagus
Para peneliti menjelaskan bahwa kadar MCFAs yang tinggi memicu sel kekebalan di usus menghasilkan molekul peradangan seperti IL-1 beta.


