Ahli kesehatan juga mengingatkan agar tidak menganggap susu kedelai sebagai minuman “detoks” hati atau pelindung jantung instan. Hati pada dasarnya memiliki sistem detoksifikasi sendiri, dan kesehatan jantung tidak bisa ditingkatkan hanya dengan satu kebiasaan tunggal.
Agar manfaatnya optimal, susu kedelai sebaiknya dipilih yang tanpa pemanis atau rendah gula dan dikonsumsi sebagai pengganti minuman manis atau makanan tinggi lemak tidak sehat.
Bila dikombinasikan dengan pola makan seimbang dan aktivitas fisik rutin, segelas susu kedelai per hari dapat mendukung kesehatan metabolisme dalam jangka panjang.***


