Kafein juga dapat mengendurkan sfingter esofagus bagian bawah, memicu refluks asam atau heartburn.
Selain itu, bagi yang sensitif terhadap kafein, efek samping seperti tremor tangan, jantung berdebar, kecemasan, atau gelisah lebih mungkin muncul saat perut kosong.
Beberapa penelitian bahkan menunjukkan kafein dapat menurunkan sensitivitas insulin sementara, sehingga mempersulit kontrol glukosa darah—terutama pada penderita pradiabetes atau diabetes.
Setelah sarapan
Minum kopi setelah sarapan menawarkan sejumlah keuntungan, terutama bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan.
Makanan di perut membantu mengurangi iritasi lambung dan memperlambat penyerapan kafein, sehingga efek samping seperti gelisah atau tremor dapat dihindari.
Sarapan yang mengandung protein, serat, dan lemak sehat juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, sehingga fluktuasi yang dipicu kafein pada orang sensitif dapat diminimalkan.

