Satu cangkir air kelapa biasanya mengandung sekitar 9–10 gram gula alami. Hal ini membuat lonjakan gula darah cenderung lebih terkendali dibandingkan minuman dengan gula tambahan.
Faktor lain yang mendukung adalah indeks glikemik air kelapa yang relatif rendah. Dengan nilai sekitar 50–55, air kelapa tidak memicu kenaikan glukosa secepat minuman tinggi gula.
Karakteristik ini menjadi salah satu alasan mengapa manfaat minum air kelapa setiap hari sering dikaitkan dengan pengelolaan gula darah.
Air kelapa juga mengandung magnesium, kalium, dan kalsium yang berperan dalam berbagai fungsi metabolisme. Beberapa ahli berpendapat bahwa mineral tersebut dapat membantu sensitivitas insulin.
Artinya, tubuh mungkin lebih efisien dalam mengatur gula darah, meskipun efeknya tetap bergantung pada pola makan secara keseluruhan.
Namun, perbedaan besar muncul pada produk air kelapa yang diberi pemanis tambahan. Varian manis dapat mengandung hingga 18–20 gram gula per cangkir.



