Selain energi, ubi jalar memberikan asupan vitamin A yang tinggi—bahkan melebihi kebutuhan harian. Nutrisi ini penting untuk kesehatan mata, kulit, dan sistem imun.
Tapi konsumsi berlebihan justru bisa menyebabkan kelebihan vitamin A dan menimbulkan ketidakseimbangan nutrisi.
Ubi jalar juga baik untuk pencernaan karena kandungan seratnya yang tinggi. Rutin mengonsumsinya membantu melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit, meski pada sebagian orang bisa memicu kembung jika dikonsumsi terlalu banyak sekaligus.
Kandungan beta-karoten dalam ubi jalar mampu menjaga kulit tetap sehat dan cerah, sementara mineral kalium di dalamnya bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah serta melindungi jantung.
Namun, penderita gangguan ginjal disarankan membatasi asupan kalium agar tidak memperburuk kondisi.
Meski bermanfaat, konsumsi ubi jalar berlebihan juga membawa risiko. Kandungan patinya bisa menambah asupan karbohidrat harian secara signifikan dan memicu lonjakan gula darah.


