KITAINDONESIASATU.COM – Kebiasaan mengonsumsi makanan asin dalam jangka panjang diketahui dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Asupan garam berlebih membuat tubuh menahan cairan, meningkatkan tekanan darah, dan mempercepat perkembangan penyakit ginjal kronis.
Namun, mengurangi garam secara berlebihan ternyata juga tidak selalu membawa dampak positif bagi tubuh.
Saat seseorang mengonsumsi makanan tinggi garam, tubuh akan menyerap natrium dalam jumlah besar. Untuk menyeimbangkan kadar natrium dalam darah, tubuh secara alami menahan lebih banyak air.
Kondisi ini menyebabkan volume darah meningkat dan akhirnya mendorong tekanan darah naik, sebagaimana dijelaskan situs kesehatan Medical News Today.
Tekanan darah tinggi yang berlangsung lama menjadi salah satu penyebab utama kerusakan glomeruli, bagian ginjal yang berfungsi menyaring darah.
Kerusakan ini dapat mempercepat munculnya penyakit ginjal kronis. Karena itu, pembatasan garam kerap dianjurkan, khususnya bagi penderita hipertensi atau gangguan ginjal.



