Selain vitamin D, dalam satu cangkir susu Anda juga mendapatkan kalsium, fosfor, kalium, serta protein.
2. Susu Nabati yang Diperkaya
Beberapa jenis susu berbahan dasar nabati—seperti almond, kedelai, mete, beras, dan kacang polong—banyak yang ditambahkan vitamin D. Namun, fortifikasi ini tidak selalu diwajibkan.
Stefanski menjelaskan bahwa banyak produk nabati memang dibuat menyerupai kandungan vitamin D pada susu sapi, tetapi tidak semuanya memiliki jumlah yang sama, sehingga penting memeriksa label nutrisi.
3. Jus Jeruk yang Diperkaya
Fortifikasi vitamin D pada jus jeruk mulai populer sejak era 1990-an. Saat ini, satu cangkir jus jeruk yang telah diperkaya dapat mengandung sekitar 100 IU vitamin D, sama dengan 17% nilai harian.
Emma Ling dari American Academy of Nutritional Sciences mengatakan kepada Health bahwa jus ini juga biasanya mengandung kalsium tinggi yang sangat baik untuk kesehatan tulang. Tergantung jenisnya, Anda bisa mendapatkan lebih dari 60% kebutuhan kalsium harian, sekaligus tambahan vitamin A dan E.
4. Kaldu Jamur
Jamur merupakan satu-satunya sumber vitamin D alami dari tumbuhan. Ketika direbus menjadi kaldu yang dapat diminum, kandungan vitamin D di dalamnya dapat memberikan tambahan asupan yang signifikan.


