KITAINDONESIASATU.COM — Banyak orang menganggap berjalan 10.000 langkah sehari sudah cukup untuk menjaga kesehatan. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa cara berjalan ternyata jauh lebih penting dibanding jumlah langkah yang ditempuh.
Menurut laporan Science Daily, hasil studi yang diterbitkan dalam jurnal internasional Annals of Internal Medicine mengungkap bahwa berjalan selama 10 hingga 15 menit tanpa henti setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular secara signifikan, dibanding berjalan dalam waktu singkat dan terputus-putus.
Penelitian ini melibatkan 33.560 orang dewasa berusia 40 hingga 79 tahun yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung dan rata-rata berjalan kurang dari 8.000 langkah per hari.
Selama seminggu, para peserta mengenakan alat pemantau aktivitas di pergelangan tangan untuk merekam langkah dan pola berjalan mereka, lalu kondisi kesehatannya diikuti selama kurang lebih delapan tahun.
Hasil analisis menunjukkan, mereka yang rutin berjalan tanpa henti selama lebih dari 10 hingga 15 menit memiliki risiko lebih rendah terkena serangan jantung dan stroke dibanding mereka yang hanya berjalan kurang dari 5 menit setiap kali.
Secara statistik, angka kejadian penyakit kardiovaskular pada kelompok yang berjalan kontinu 10–15 menit hanya sekitar 4%, sementara kelompok yang sering berhenti mencatat angka 13%.


