Sebaliknya, konsumsi berlebihan karbohidrat olahan seperti roti putih, nasi ketan, atau mi berlemak dapat memicu lonjakan insulin. Hormon ini berperan besar dalam menyimpan lemak, khususnya di area perut.
Menu Sarapan yang Disarankan
Beberapa jenis makanan yang cocok dijadikan pilihan sarapan rendah kalori antara lain:
- Telur, sumber protein berkualitas tinggi yang membantu kenyang lebih lama dan mengurangi keinginan makan berlebih di siang hari.
- Gandum, kaya serat larut yang membantu mengontrol gula darah dan menekan penumpukan lemak di sekitar pinggang.
- Buah rendah gula, seperti stroberi, apel, jeruk bali, kiwi, atau pisang berukuran kecil untuk asupan vitamin tanpa lonjakan gula.
- Kacang-kacangan, seperti almond, biji chia, dan kenari yang mengandung omega-3 untuk mendukung metabolisme lemak.
- Sayuran hijau, termasuk bayam, selada, brokoli, dan tomat yang memberikan rasa kenyang dengan kalori minimal.
Jika dikombinasikan dengan tepat, menu tersebut mampu memberikan energi yang cukup sekaligus membantu pembakaran lemak secara efektif sepanjang pagi.
Aturan Emas Sarapan untuk Mengurangi Lemak Perut
Dr. Thu Ha menekankan bahwa bukan hanya jenis makanan yang penting, tetapi juga proporsi dan waktu makan. Piring sarapan sebaiknya dibagi menjadi:



