Cara membuatnya pun sederhana: ambil segenggam daun belimbing muda, rebus dengan 2 gelas air hingga tersisa satu gelas, lalu minum saat hangat.
Banyak orang tua melaporkan anak-anak mereka lebih cepat turun demam setelah mengonsumsi ramuan ini—meskipun tetap disarankan untuk tidak menggantikan pengobatan medis pada kasus demam tinggi atau infeksi serius.
Penelitian oleh Universitas Padjadjaran (2024) menunjukkan bahwa ekstrak daun belimbing (Averrhoa carambola) mampu menurunkan tekanan darah sistolik rata-rata sebesar 10–12 mmHg pada subjek hewan uji hipertensi.
Meski belum sepenuhnya divalidasi pada manusia, temuan ini membuka potensi besar sebagai pendukung terapi hipertensi alami—selama digunakan secara terkendali dan di bawah pengawasan dokter.
4. Mencuci wajah
Selain dikonsumsi, manfaat daun belimbing juga bisa dirasakan secara topikal. Air rebusannya sering digunakan sebagai toner alami untuk mencuci wajah, terutama bagi yang berjerawat.
Sifat antibakteri dan astringent-nya membantu membersihkan pori-pori, mengurangi minyak berlebih, dan mencegah pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.
Beberapa komunitas kecantikan tradisional bahkan mencampurkan ekstrak daun belimbing dengan madu sebagai masker wajah alami yang menyegarkan dan menenangkan kulit.

