Analisis yang dipublikasikan The Conversation menyebutkan bahwa olahraga ringan hingga sedang selama 30 menit per hari, terutama di luar ruangan dan sebelum siang hari, dapat membantu menyelaraskan ritme sirkadian.
Selain memperbaiki kualitas tidur, aktivitas fisik juga meningkatkan aliran darah ke otak, menjaga kesehatan sel saraf, serta menurunkan risiko penyakit jantung dan obesitas.
Meski gangguan tidur bisa menjadi gejala awal perubahan otak akibat demensia, menjaga rutinitas harian yang teratur tetap dianggap sebagai langkah pencegahan yang aman dan terjangkau.***





