Indeks Glikemik Lebih Rendah
Salah satu keunggulan utama ubi jalar rebus adalah indeks glikemiknya yang relatif rendah. Kandungan air yang tinggi membuat pelepasan karbohidrat berlangsung lebih lambat, sehingga energi dilepas secara bertahap.
Studi dalam Journal of Nutrition and Metabolism mencatat bahwa indeks glikemik ubi jalar rebus berada di kisaran 41–50. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan ubi jalar panggang atau bakar yang GI-nya bisa mencapai 79–94. Metode perebusan menjaga kadar air tetap tinggi dan mencegah pemekatan gula alami di dalam umbi.
Sebaliknya, metode panggang atau goreng menyebabkan dehidrasi, membuat gula lebih terkonsentrasi dan lebih cepat diserap tubuh—ibarat perbedaan antara anggur segar dan kismis.
Kaya Antioksidan Alami
Ubi jalar merupakan sumber antioksidan alami seperti antosianin dan karotenoid. Varian ungu kaya antosianin yang membantu menekan peradangan dan melindungi sel dari kerusakan oksidatif. Sementara ubi jalar oranye mengandung beta-karoten tinggi yang baik untuk kesehatan mata, kulit, dan sistem imun.


