Di sana, zat-zat tersebut membantu melancarkan aliran darah ke otak serta memperkuat sel saraf dari peradangan. Sejumlah penelitian bahkan mengaitkan efek antioksidan jus jeruk dengan perlindungan terhadap penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.
Konsumsi Tetap Harus Terkontrol
Meski kaya manfaat, para ahli menegaskan bahwa jus jeruk tidak boleh dikonsumsi berlebihan. Kandungan gula alami yang tinggi serta minimnya serat menjadi alasan utama pentingnya pembatasan.
Rekomendasi konsumsi yang disarankan meliputi:
-Mengonsumsinya bersamaan dengan makanan untuk menjaga kesehatan gigi dan kestabilan gula darah
-Maksimal 120–150 ml per hari untuk orang dewasa
-Memilih jus jeruk 100 persen tanpa tambahan gula.***


