KITAINDONESIASATU.COM – Kurang tidur bukan sekadar membuat tubuh lelah keesokan harinya.
Studi terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan tidur yang buruk dapat mempercepat proses penuaan otak, bahkan membuat kondisi otak tampak lebih tua dibandingkan usia biologis seseorang.
Tidur berperan penting dalam proses regenerasi tubuh dan perlindungan otak. Ketika waktu atau kualitas tidur terganggu, otak berpotensi mengalami dampak jangka panjang.
Sejumlah penelitian sebelumnya telah mengaitkan kurang tidur dengan penurunan fungsi kognitif dan meningkatnya risiko demensia, meski hubungan sebab-akibatnya masih menjadi perdebatan.
Laporan yang dimuat media Inggris The Independent menyebutkan bahwa penelitian terbaru memberikan gambaran yang lebih jelas.
Dalam studi ini, peneliti dari Karolinska Institutet di Swedia menganalisis kebiasaan tidur serta hasil pemindaian otak lebih dari 27.000 orang dewasa di Inggris berusia 40 hingga 70 tahun.





