4. Vitamin D dan Vitamin B
Vitamin D berperan dalam pengaturan hormon estrogen, progesteron, dan testosteron. Sementara vitamin B membantu metabolisme hormon dan mengurangi gejala pramenstruasi.
Vitamin ini dapat diperoleh dari sayuran hijau, ikan berlemak, telur, susu, dan hati.
5. Mineral Penting
Kalsium, magnesium, seng, zat besi, natrium, dan kalium terlibat langsung dalam kerja sumbu pengatur hormon. Kekurangan mineral dapat memengaruhi kestabilan hormon wanita.
Sumber alaminya meliputi daging merah, hati, sayuran hijau tua, serta buah berwarna cerah.
6. Serat dan Air
Serat membantu kerja usus dan mikrobiota yang berperan dalam metabolisme hormon. Air juga penting untuk mengangkut hormon dalam aliran darah. Kurang minum dapat memperlambat metabolisme dan berdampak pada keseimbangan hormon.




