Kesehatan

22 Manfaat Bayam untuk Kesehatan Tubuh Menurut Ahli Gizi

×

22 Manfaat Bayam untuk Kesehatan Tubuh Menurut Ahli Gizi

Sebarkan artikel ini
bayam
Ilustrasi sayur bayam

KITAINDONESIASATU.COM – Terapis nutrisi dan ahli gizi di London, Inggris, Angelique Panagos mengatakan, sayur bayam kaya akan vitamin, mineral, dan fitonutrien, yang membantu meningkatkan kesehatan.

Tidak seperti makanan bergizi mahal lainnya, bayam cukup murah dan mudah didapat, sehingga kita dapat dengan mudah meningkatkan kandungan nutrisi dalam makanan kita tanpa menguras anggaran.

Bayam memiliki kandungan asam oksalat tertinggi dibandingkan sayuran lainnya, kalsium oksalat adalah jenis batu ginjal yang paling umum.

Asam oksalat juga dapat menghambat penyerapan kalsium , tetapi penelitian menunjukkan bahwa bayam yang dimasak dapat mengurangi efek negatif ini.

Ahli gizi merekomendasikan maksimal dua cangkir bayam per hari, konsumsi jangka panjang dapat menyebabkan komplikasi kesehatan.

Berikut ini manfaat bayam bagi kesehatan:

  1. Mengandung banyak nutrisi

Bayam mengandung banyak nutrisi, termasuk vitamin K dan A tingkat tinggi, serta mangan, asam folat, magnesium, zat besi, tembaga, vitamin B2, vitamin B6, vitamin E, kalsium, kalium, dan vitamin C.

  1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Kandungan vitamin C-nya sangat tinggi; 28,1 miligram per 100 gram, Ahli gizi Jenna Hope mengatakan, “Tidak ada satu makanan pun yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tetapi vitamin A, C, dan magnesium berperan penting dalam mendukungnya.”

  1. Rendah kalori

Karena bayam memiliki kandungan air yang tinggi, secangkir bayam matang hanya mengandung 41 kalori, sementara 100 gram bayam mentah hanya mengandung 25 kalori.

Baca Juga  Manfaat Tak Terduga dari Bayam, Ubi Jalar dan Alpukat : Mendukung Pertumbuhan Rambut!
  1. Memperkuat tulang

Setiap 100 gram bayam mengandung 99 miligram kalsium, yang membantu menjaga tulang tetap kuat.

Satu cangkir bayam matang saja mengandung sembilan kali lipat asupan vitamin K harian yang direkomendasikan, serta sedikit magnesium, yang sangat penting untuk membangun tulang dan mencegah patah tulang.

  1. Mengandung bahan anti kanker

Bayam diyakini mengandung vitamin A dan C, serat, dan asam folat tingkat tinggi, yang dapat membantu mencegah berbagai kanker, termasuk kanker usus besar dan paru-paru.

  1. Melawan tekanan darah tinggi dan penyakit jantung

Bayam mengandung nitrat, yang telah terbukti menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung. Bayam juga merupakan sumber kalium, dan konsumsi dalam jumlah sedang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Hope berkata, “Namun, perhatikan juga asupan garam Anda, karena asupan kalium yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah.”

  1. Meningkatkan efisiensi otot

Penelitian telah menemukan bahwa mengonsumsi bayam dapat mengurangi jumlah oksigen yang kita butuhkan selama latihan beban.

Hope mengatakan, bayam mengandung magnesium dan protein, yang membantu fungsi dan pemulihan otot. Namun, pola makan holistik lebih penting untuk mendukung fungsi otot, dan pilihan makanan lain selain bayam juga perlu dipertimbangkan.

  1. Bermanfaat untuk mata

Lutein, suatu karotenoid yang ditemukan dalam bayam, telah ditemukan bermanfaat untuk katarak dan kebutaan terkait usia, serta kerusakan akibat cahaya biru.

  1. Memperbaiki kondisi kulit

Kebanyakan sayuran berdaun hijau mengandung antioksidan yang kuat, dan bayam juga memiliki banyak manfaat untuk kulit. Kandungan vitamin A-nya yang kaya digunakan dalam banyak produk kecantikan, yang memiliki efek antioksidan, pelembap, dan anti-penuaan.

Baca Juga  Mau Rambut Lebih Tebal dan Kuat? Ini 6 Makanan yang Disarankan Dokter untuk Dikonsumsi
  1. Menjaga kesehatan usus

Menurut Hope serat dan fitokimia dalam bayam mendukung kesehatan usus, studi terbaru menunjukkan bahwa gula dalam bayam dapat menyediakan energi bagi bakteri baik dan membentuk lapisan pelindung untuk membatasi pertumbuhan bakteri berbahaya di usus, seperti E. coli.

  1. Memperbaiki gejala anemia

Semua orang tahu bahwa bayam merupakan sumber zat besi yang baik, dan anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi, sehingga merupakan makanan yang baik untuk penderita anemia.

Karena zat besi dari makanan nabati tidak mudah diserap seperti zat besi dari makanan hewani, menambahkan vitamin C, seperti air jeruk lemon, ke bayam dapat membantu penyerapannya.

  1. Membantu melawan diabetes

Bayam tidak hanya rendah indeks glikemik (GI) dan bebas pati, tetapi setiap cangkirnya mengandung 4-5 gram serat larut, yang membantu mengontrol kadar gula darah.

Penelitian telah menunjukkan bahwa bayam sangat bermanfaat bagi penderita diabetes.

  1. Memperbaiki asma

Karena tingginya kadar nutrisinya, terutama vitamin A, bayam telah terbukti dapat memperbaiki asma dalam sebuah studi tahun 2018.

  1. Mengurangi rasa lapar.

Sebuah penelitian tentang bayam menemukan bahwa bayam membantu mengurangi nafsu makan, menjadikannya makanan yang direkomendasikan bagi orang-orang dengan tekanan darah tinggi dan masalah kesehatan terkait.

  1. Menjaga kesehatan rambut
Baca Juga  5 Teh 'Emas' Ini Ampuh Redakan Peradangan dan Nyeri Tubuh, Sudah Coba?

Asam folat dan zat besi membantu meningkatkan pertumbuhan rambut, sementara vitamin A membantu kelenjar kulit kepala memproduksi sebum, menjadikannya kondisioner rambut alami yang hebat.

  1. Melawan bakteri

Vitamin A membantu kulit kita melawan berbagai jenis bakteri dan mengurangi risiko infeksi.

  1. Meningkatkan kesehatan jantung

Penebalan dinding arteri dapat menyebabkan serangan jantung, sementara lutein dalam bayam membantu mencegah kondisi ini.

  1. Meningkatkan energi fisik

Magnesium dan asam folat dalam bayam dapat membantu tubuh mempertahankan keadaan basa dan membantu tubuh menghasilkan energi.

  1. Tingkatkan asupan zat besi

Penelitian menunjukkan bahwa 20% wanita, 50% wanita hamil, dan 3% pria menderita kekurangan zat besi.

Oleh karena itu, kebanyakan orang harus mengonsumsi lebih banyak zat besi.

  1. Interaksi nutrisi yang menguntungkan

Selain menjadi tanaman dengan kandungan zat besi tertinggi, bayam juga kaya akan vitamin C.

Zat besi nabati bergantung pada vitamin C untuk diserap tubuh, sehingga memungkinkan kita menyerap nutrisi secara efektif.

  1. Mengurangi stasis darah

Vitamin C dapat meningkatkan produksi kolagen, protein yang memberi kekuatan dan struktur pada kulit.

Tanpanya, risiko pecahnya pembuluh darah lebih tinggi, sehingga mengonsumsi lebih banyak bayam dapat membantu mencegah memar.

  1. Melawan radang sendi

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), 60% pasien artritis berusia antara 16 dan 24 tahun, Osteoartritis adalah jenis yang paling umum.

Bayam adalah sayuran cruciferous yang melepaskan sulforafan saat dikonsumsi.

Sebuah artikel tahun 2013 yang diterbitkan di Science Daily menjelaskan bahwa sulforafan dapat menghambat molekul kunci penyebab peradangan, sehingga menghambat enzim yang menyebabkan kerusakan sendi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *