Lifestyle

Keistimewaan 10 Muharram: Doa Nabi Yunus dan Hikmah di Baliknya

×

Keistimewaan 10 Muharram: Doa Nabi Yunus dan Hikmah di Baliknya

Sebarkan artikel ini
Keutamaan Puasa 1 Muharram 1447 H Amalan Sunnah di Tahun Baru Islam 2025
Niat puasa Tasu'a di tanggal 9 Muharram.

KITAINDONESIASATU.COM – Tanggal 10 Muharram, yang tahun ini jatuh pada 6 Juli 2025, bukan hanya dikenal dengan puasa Asyura, namun juga memiliki keistimewaan sebagai hari di mana banyak peristiwa penting terjadi. Salah satu kisah paling mengharukan dan penuh hikmah yang terkait erat dengan 10 Muharram adalah momen ketika Nabi Yunus AS dikeluarkan dari perut ikan Nun (bukan ikan Yunus).

Kisah ini menjadi pengingat akan kekuatan doa yang tulus dan penuh penyesalan. Setelah diteguk oleh ikan raksasa karena meninggalkan kaumnya tanpa izin Allah, Nabi Yunus menyadari kesalahannya. Dalam kegelapan perut ikan di dasar laut, beliau tak henti-hentinya memanjatkan doa yang terkenal: “La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minaz-zalimin

” (Tiada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim).

Doa ini adalah pengakuan akan keesaan Allah, pensucian diri dari segala kekurangan, dan pengakuan atas dosa yang telah diperbuat. Dengan rahmat Allah, doa Nabi Yunus dikabulkan. Atas perintah-Nya, ikan tersebut memuntahkan Nabi Yunus di sebuah daratan.

Kisah ini mengajarkan kita tentang pentingnya bertaubat, bersabar, dan tidak pernah putus asa dari rahmat Allah. Di 10 Muharram ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan amal saleh, meneladani keteguhan iman dan taubat Nabi Yunus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *